BPLJSKB dan PT Karya Fajar Ultima Tandatangani MoU untuk Perkuat Pengemban…
30 Juli 2026, 13.00, 14Bekasi – Balai Pengujian Laik Jalan dan Sertifikasi Kendaraan Bermotor (BPLJSKB) atau Vehicle Testing and Certification Center (VTCC) menjalin kerja sama strategis dengan PT Karya Fajar Ultima (KyFU) melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) yang dilaksanakan di BPLJSKB, Bekasi, pada Kamis (30/7). Kerja sama ini menjadi langkah nyata dalam memperkuat pengembangan kendaraan berkeselamatan di Indonesia sekaligus mengoptimalkan pemanfaatan fasilitas laboratorium pengujian kendaraan milik BPLJSKB. Kerja sama ini diarahkan untuk mendukung pelaksanaan pengujian keselamatan kendaraan sesuai standar internasional, termasuk pengembangan potensi pelaksanaan crash test berbasis United Nations Regulation (UNR) maupun standar New Car Assessment Program (NCAP). Inisiatif tersebut juga mendukung implementasi Pilar Ketiga Rencana Umum Nasional Keselamatan (RUNK) Jalan serta gerakan global Decade of Action for Road Safety. Kepala BPLJSKB, Iman Sukandar, menyampaikan bahwa kerja sama tersebut merupakan upaya mengoptimalkan pemanfaatan infrastruktur pengujian nasional sekaligus memperkuat pengembangan teknologi keselamatan kendaraan di Indonesia. Optimalisasi fasilitas laboratorium yang dimiliki BPLJSKB diharapkan dapat mendukung penyelenggaraan pengujian keselamatan kendaraan secara lebih komprehensif serta menjadi salah satu langkah dalam mendukung terwujudnya NCAP Indonesia. Penandatanganan Nota Kesepahaman turut dihadiri Direktur Utama PT Karya Fajar Ultima, Wawan Prastowo, dan Ketua Program Indonesian Road Safety Rating (IDRS), Adrianto Sugiarto Wiyono. Kehadiran program IDRS diharapkan dapat melengkapi pengembangan ekosistem pengujian kendaraan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi otomotif serta mendukung peningkatan keselamatan kendaraan bermotor di Indonesia. Melalui kerja sama ini, BPLJSKB bersama PT Karya Fajar Ultima berkomitmen mendukung pengembangan industri otomotif nasional yang tidak hanya memperhatikan aspek performa dan efisiensi kendaraan, tetapi juga mengedepankan keselamatan pengemudi dan penumpang sebagai prioritas utama.



