Surabaya – Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Jawa Timur bersama seluruh Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kementerian Perhubungan di wilayah Surabaya mendampingi Menteri Perhubungan Republik Indonesia, Dudy Purwagandhi, dalam audiensi bersama Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, didampingi Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, yang berlangsung di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Rabu (15/7).
Audiensi tersebut membahas berbagai isu strategis sektor transportasi di Jawa Timur, di antaranya pengembangan lintasan penyeberangan Ketapang–Gilimanuk, peningkatan kapasitas pelabuhan dan dermaga ASDP, optimalisasi Bandara Dhoho Kediri, serta pengembangan Surabaya Regional Railway Line (SRRL). Selain itu, turut dibahas rencana pengaktifan lintasan penyeberangan Jangkar–Lembar, Ketapang–Lembar, pemanfaatan Pelabuhan Celukan Bawang, serta optimalisasi Pelabuhan Benoa sebagai bagian dari penguatan jaringan distribusi logistik nasional.
Melalui sinergi antara Kementerian Perhubungan dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur, diharapkan berbagai rencana pengembangan infrastruktur dan layanan transportasi tersebut dapat meningkatkan konektivitas antarwilayah, memperlancar distribusi logistik, mendukung mobilitas masyarakat, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan di Jawa Timur dan kawasan Indonesia bagian timur.