Kantor Terminal Tipe A Tirtonadi merupakan unit baru pelaksana teknis di lingkungan Kementerian Perhubungan yang berkedudukan di bawah dan bertanggungjawab kepada Direktur Jenderal Perhubungan Darat.
Kementerian Perhubungan mengubah wajah Terminal Tirtonadi Solo Jawa Tengah. Dengan wajah barunya, terminal tipe A tersebut kini bukan sekadar terminal bus biasa, tetapi memiliki fasilitas ruang serbaguna yang bisa dipergunakan untuk berbagai kegiatan seperti: pameran, konser musik, pernikahan, kegiatan seni budaya, olahraga, kuliner, dan kegiatan lainnya. Kini, Terminal Tirtonadi menjadi pusat kegiatan masyarakat Solo dan sekitarnya.
Terminal ini menempati lahan seluas sekitar 5 hektare, dengan luas bangunan Sport Center seluas 1.512 m² mampu menampung 300 penonton tribun. Kemudian, memiliki Convention Hall seluas 3.564 m² yang mampu menampung hingga 2500 orang.
Terminal Tirtonadi juga terhubung dengan Stasiun Solo Balapan dan Bandara Adi Sumarmo. Penumpang bus yang akan melanjutkan perjalanan kereta bisa berjalan melalui Jembatan (Sky Bridge) sepanjang kurang lebih 500 meter menuju Stasiun Solo Balapan, dan bisa lanjut menggunakan Kereta Bandara Adi Sumarmo (KA BIAS) menuju bandara, begitupun sebaliknya.
Kantor Terminal Tipe A Tirtonadi mempunyai tugas melaksanakan penyediaan fasilitas, pengembangan, pengoperasian, dan pemeliharaan terminal.
Kantor Terminal Tipe A Tirtonadi menyelenggarakan fungsi:
Penyusunan rencana, program, dan anggaran;
penyediaan fasilitas utama dan fasilitas penunjang terminal;
pelaksanaan pengembangan terminal;
penyusunan rencana dan pelaksanaan penataan fasilitas utama dan fasilitas penunjang terminal, pengaturan lalu lintas di dalam dan sekitar terminal, pengaturan kedatangan dan keberangkatan kendaraan bermotor umum, pengaturan petugas terminal, dan pengaturan parkir kendaraan;
pelayanan jasa terminal, pendataan kinerja terminal, pemberitahuan waktu keberangkatan kendaraan umum kepada penumpang dan informasi lainnya, dan pengaturan arus lalu lintas di daerah lingkungan kerja terminal;
pelaksanaan pemeriksaan kelengkapan administrasi kendaraan, pemeriksaan fisik kendaraan bermotor umum, pemeriksaan awak kendaraan bermotor umum, dan pengawasan ketertiban terminal;
pemeliharaan fasilitas utama dan fasilitas penunjang terminal;
pelaksanaan sistem informasi manajemen terminal;
pelaksanaan urusan tata usaha, rumah tangga, sumber daya manusia, keuangan, hukum, hubungan masyarakat, organisasi, reformasi birokrasi, perlengkapan, barang milik negara, data dan informasi; dan
Lahir di Semarang tanggal 22 Juni 1979. Menempuh pendidikan sarjana Ekonomi pada Universitas 17 Agustus 1945 Kota Semarang Tahun 2003, Diploma IV Transportasi Darat - Sekolah Tinggi Transportasi Darat Bekasi tahun 2005.
Memulai karir sebagai Kepala Seksi Sarana dan Prasarana Transportasi Jalan BPTD Wilayah XVI Tipe A Palangkaraya (2017-2019); Menjadi Kepala Seksi Sarana Prasarana Transportasi Jalan BPTD Kelas II Jateng (2019-2023); Menjadi Kepala Subbagian Tata Usaha BPTD Kelas II Jatim (2023-2024); dan terakhir menjabat sebagai Kepala Kantor Terminal Tipe A Tirtonadi mulai 19 Agustus sampai dengan sekarang.
Beliau mendapat penghargaan Lancana Karya Satya 10 tahun dari Presiden Republik Indonesia.
Profil Lengkap
Joko Umboro Jati Kepala Kantor
Lahir di Semarang tanggal 22 Juni 1979. Menempuh pendidikan sarjana Ekonomi pada Universitas 17 Agustus 1945 Kota Semarang Tahun 2003, Diploma IV Transportasi Darat - Sekolah Tinggi Transportasi Darat Bekasi tahun 2005.
Memulai karir sebagai Kepala Seksi Sarana dan Prasarana Transportasi Jalan BPTD Wilayah XVI Tipe A Palangkaraya (2017-2019); Menjadi Kepala Seksi Sarana Prasarana Transportasi Jalan BPTD Kelas II Jateng (2019-2023); Menjadi Kepala Subbagian Tata Usaha BPTD Kelas II Jatim (2023-2024); dan terakhir menjabat sebagai Kepala Kantor Terminal Tipe A Tirtonadi mulai 19 Agustus sampai dengan sekarang.
Beliau mendapat penghargaan Lancana Karya Satya 10 tahun dari Presiden Republik Indonesia.