Lhokseumawe – Kondisi bencana banjir dan gempa yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera turut berdampak terhadap perjalanan angkutan umum antarkota. Salah satunya dialami Bus Kurnia dengan nomor polisi BL 7785 PB yang melakukan perjalanan dari Medan menuju Banda Aceh.
Bus tersebut membawa sebanyak 13 orang penumpang. Dalam perjalanan, kendaraan beserta penumpang mengalami kendala akibat kondisi jalur yang terdampak bencana, sehingga perjalanan harus tertahan selama beberapa hari.
Berdasarkan laporan perjalanan, Bus Kurnia tersebut tercatat tertahan selama tiga hari di wilayah Besitang dan kembali mengalami keterlambatan selama dua hari di wilayah perbatasan. Kondisi tersebut menyebabkan waktu tempuh perjalanan menjadi lebih panjang dari kondisi normal.
Setelah perjalanan dapat kembali dilanjutkan, Bus Kurnia BL 7785 PB akhirnya tiba di Terminal Tipe A Lhokseumawe pada pukul 00.30 WIB.
Seluruh penumpang yang berjumlah 13 orang kemudian turun di Terminal Tipe A Lhokseumawe dalam kondisi perjalanan yang telah selesai.
Informasi ini menjadi bagian dari pemantauan kondisi angkutan umum dan mobilitas masyarakat di tengah situasi bencana. BPTD Kelas II Sumatera Utara terus melakukan pemantauan terhadap kondisi perjalanan angkutan umum serta perkembangan situasi transportasi di wilayah kerja, khususnya pada jalur yang terdampak bencana.
Melalui pemantauan tersebut, diharapkan informasi mengenai kondisi perjalanan dan pergerakan angkutan umum dapat terus terpantau sehingga aspek keselamatan, keamanan, dan pelayanan kepada masyarakat tetap menjadi prioritas.
Data Perjalanan Bus:
- Operator: Bus Kurnia
- Rute: Medan – Banda Aceh
- Nomor Polisi: BL 7785 PB
- Jumlah Penumpang: 13 orang
- Tiba: 00.30 WIB
- Lokasi akhir perjalanan: Terminal Tipe A Lhokseumawe
- Penumpang turun: 13 orang
- Kendala perjalanan: Tertahan 3 hari di Besitang dan 2 hari di wilayah perbatasan

