Publikasi

Publikasi BPTD Kelas III Daerah Istimewa Yogyakarta

Publication Berita
Upacara Peringatan Hari Perhubungan Nasional Tahun 2026 di Taman Budaya Gu…
17 Sep. 2026, 20.00, 6

Yogyakarta (4/9/2026) - Dalam rangka memperingati Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) Tahun 2026, telah dilaksanakan Upacara Peringatan Hari Perhubungan Nasional yang bertempat di Taman Budaya Gunungkidul. Upacara berlangsung dengan tertib dan khidmat serta dihadiri oleh pejabat dan perwakilan dari berbagai instansi, sebagai wujud kebersamaan dan sinergi dalam memperingati salah satu momentum penting bagi insan perhubungan. Dalam pelaksanaan upacara, Bupati Gunungkidul bertindak sebagai Pembina Upacara. Kehadiran jajaran pejabat dan perwakilan dari berbagai instansi mencerminkan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mendukung penyelenggaraan transportasi yang mampu menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat serta mendukung pembangunan daerah dan nasional.Peringatan Harhubnas Tahun 2026 mengusung tema “Menghubungkan Indonesia untuk Masa Depan Lebih Maju.” Tema tersebut merefleksikan peran strategis sektor perhubungan dalam membangun konektivitas antardaerah, memperlancar mobilitas masyarakat, serta mendukung pergerakan barang dan jasa. Konektivitas transportasi yang semakin baik menjadi salah satu unsur penting dalam membuka akses, memperkuat interaksi antarwilayah, dan mendukung berbagai aktivitas masyarakat. Melalui momentum Harhubnas, seluruh insan perhubungan diajak untuk terus memperkuat semangat pengabdian dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Upaya tersebut diwujudkan melalui komitmen untuk menghadirkan sistem transportasi yang aman, selamat, tertib, nyaman, dan berkelanjutan, sekaligus mampu mengikuti perkembangan kebutuhan mobilitas masyarakat.Makna “Menghubungkan Indonesia” tidak hanya berkaitan dengan pembangunan dan pengelolaan sarana serta prasarana transportasi, tetapi juga mencakup penguatan koordinasi dan kolaborasi antarpemangku kepentingan. Keterhubungan yang baik membutuhkan sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, penyelenggara transportasi, aparat terkait, dunia usaha, dan masyarakat.Sementara itu, makna “Untuk Masa Depan Lebih Maju” menjadi dorongan bagi insan perhubungan untuk terus melakukan peningkatan dan pengembangan penyelenggaraan transportasi. Kemajuan transportasi perlu diiringi dengan peningkatan keselamatan, kualitas pelayanan, integrasi antarmoda, pemanfaatan teknologi, serta pengelolaan transportasi yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat dan keberlanjutan. Pelaksanaan Upacara Peringatan Harhubnas Tahun 2026 di Taman Budaya Gunungkidul menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama bahwa sektor perhubungan memiliki peran penting dalam mendukung kemajuan Indonesia. Dengan semangat kebersamaan, sinergi, dan kolaborasi, seluruh insan perhubungan diharapkan dapat terus memberikan kontribusi nyata dalam menghadirkan transportasi yang semakin terintegrasi, berkeselamatan, dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Menghubungkan Indonesia Untuk Masa Depan Lebih Maju. Terhubung Melayani, Bergerak untuk Negeri.(*)

Publication Berita
Pembersihan Perlengkapan Jalan Dalam Rangka Hari Perhubungan Nasional 2026
4 Sep. 2026, 15.00, 4

Yogyakarta (4/9/2026) - Dalam rangka memperingati Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) Tahun 2026, BPTD Kelas II D.I. Yogyakarta turut berpartisipasi dalam kegiatan Pembersihan Perlengkapan Jalan sebagai salah satu bentuk kepedulian terhadap pemeliharaan fasilitas keselamatan dan kelancaran lalu lintas.Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya untuk menjaga kondisi perlengkapan jalan, khususnya rambu-rambu lalu lintas, agar senantiasa bersih, terawat, mudah terlihat, dan dapat berfungsi secara optimal. Kebersihan dan keterlihatan rambu merupakan salah satu aspek penting dalam mendukung pengguna jalan memperoleh informasi dan petunjuk lalu lintas secara jelas selama melakukan perjalanan.Rambu lalu lintas memiliki peran penting dalam memberikan informasi, peringatan, larangan, maupun petunjuk kepada pengguna jalan. Keberadaan rambu yang terpelihara dengan baik membantu pengendara mengenali berbagai ketentuan dan kondisi di jalan, sehingga dapat mengambil tindakan sesuai dengan informasi yang disampaikan. Dengan demikian, pemeliharaan perlengkapan jalan turut mendukung terciptanya lalu lintas yang aman, tertib, lancar, dan berkeselamatan. Melalui kegiatan pembersihan tersebut, BPTD Kelas II D.I. Yogyakarta menunjukkan komitmennya untuk turut menjaga kualitas fasilitas keselamatan lalu lintas yang digunakan masyarakat. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari semangat Harhubnas untuk memperkuat kepedulian insan perhubungan terhadap pelayanan publik, termasuk memastikan sarana pendukung transportasi dapat memberikan manfaat secara optimal.Pembersihan perlengkapan jalan merupakan langkah sederhana, namun memiliki arti penting dalam mendukung keselamatan perjalanan masyarakat. Perlengkapan jalan yang bersih dan terawat akan lebih mudah dikenali dan dibaca oleh pengguna jalan, khususnya dalam memberikan arahan maupun informasi yang diperlukan selama perjalanan.Melalui semangat Hari Perhubungan Nasional ke-55 Tahun 2026, BPTD Kelas II D.I. Yogyakarta mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menjaga dan merawat fasilitas keselamatan lalu lintas sebagai bagian dari tanggung jawab bersama dalam menciptakan lingkungan transportasi yang aman dan nyaman.Bersih jalannya, jelas rambunya, selamat perjalanannya! Menghubungkan Indonesia Untuk Masa Depan Lebih Maju. Terhubung Melayani, Bergerak untuk Negeri.(*)

Publication Berita
Bakti Sosial Penyaluran Bantuan Air Bersih Dalam Rangka Hari Perhubungan N…
1 Sep. 2026, 17.00, 5

Yogyakarta (1/9/2026) - Dalam rangka memperingati Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) Tahun 2026, BPTD Kelas II D.I. Yogyakarta turut berpartisipasi dalam kegiatan Bakti Sosial Penyaluran Bantuan Air Bersih yang diselenggarakan bersama Dinas Perhubungan Daerah Istimewa Yogyakarta. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Harhubnas Tahun 2026 sekaligus menjadi bentuk kepedulian dan kontribusi insan perhubungan kepada masyarakat.Penyaluran bantuan air bersih secara simbolis dilaksanakan pada Selasa, 1 September 2026, bertempat di Dusun Trosari 1, Kalurahan Tepus, Kapanewon Tepus, Kabupaten Gunungkidul. Kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk nyata kehadiran insan perhubungan di tengah masyarakat, khususnya dalam memberikan dukungan terhadap pemenuhan kebutuhan dasar berupa ketersediaan air bersih.Bantuan air bersih disalurkan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan dukungan dalam memenuhi kebutuhan air untuk keperluan sehari-hari. Melalui kegiatan ini, diharapkan bantuan yang diberikan dapat memberikan manfaat secara langsung serta membantu meringankan kebutuhan masyarakat dalam memperoleh air bersih. Bagi BPTD Kelas II D.I. Yogyakarta, kegiatan bakti sosial tidak hanya menjadi bagian dari rangkaian peringatan Harhubnas, tetapi juga merupakan momentum untuk memperkuat nilai kebersamaan, kepedulian, dan semangat gotong royong. Peran insan perhubungan diharapkan tidak hanya diwujudkan melalui penyelenggaraan transportasi yang aman, selamat, tertib, dan berkeselamatan, tetapi juga melalui kontribusi sosial yang memberikan manfaat bagi masyarakat.Pelaksanaan kegiatan ini sekaligus mencerminkan semangat Hari Perhubungan Nasional Tahun 2026, bahwa pembangunan sektor transportasi memiliki keterkaitan erat dengan kehidupan masyarakat. Melalui kolaborasi dan sinergi antarinstansi, diharapkan berbagai kegiatan sosial dapat terus dilakukan sebagai bentuk pengabdian dan pelayanan kepada masyarakat.Dengan semangat kebersamaan, BPTD Kelas II D.I. Yogyakarta berkomitmen untuk terus hadir, berkontribusi, dan memberikan pelayanan yang bermanfaat bagi masyarakat serta mendukung terwujudnya konektivitas dan pelayanan transportasi yang semakin baik.Menghubungkan Indonesia Untuk Masa Depan Lebih Maju. Terhubung Melayani, Bergerak untuk Negeri.(*)

Publication Berita
Upacara Bendera HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Lingkungan BPT…
17 Agu 2026, 18.00, 10

Yogyakarta (17/8/2026) - BPTD Kelas II D.I. Yogyakarta melaksanakan Upacara Bendera Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang bertempat di lapangan parkir Terminal Tipe A Giwangan, Yogyakarta. Upacara berlangsung dengan khidmat dan penuh semangat nasionalisme serta diikuti para pegawai BPTD Kelas II D.I. Yogyakarta. Kegiatan ini menjadi momentum untuk mengenang kembali perjuangan para pahlawan dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan sekaligus menumbuhkan semangat bagi seluruh insan transportasi untuk terus memberikan pengabdian terbaik kepada bangsa dan negara.Bertindak sebagai Pembina Upacara, Kepala BPTD Kelas II D.I. Yogyakarta, Bapak Dody Arifianto. Dalam pelaksanaan upacara, seluruh peserta mengikuti rangkaian kegiatan dengan penuh disiplin, mulai dari pengibaran Sang Merah Putih, pembacaan teks Proklamasi, pembacaan Pancasila, hingga rangkaian amanat pembina upacara. Mengusung tema “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”, peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi momentum penting untuk merefleksikan makna kemerdekaan sekaligus memperkuat tekad dalam melanjutkan pembangunan bangsa.Kemerdekaan bukan hanya tentang terbebas dari penjajahan, tetapi juga tentang bagaimana seluruh elemen bangsa mampu mengisi kemerdekaan melalui kerja nyata, integritas, persatuan, dan pengabdian. Setiap individu memiliki peran dalam mewujudkan Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur sesuai dengan cita-cita para pendiri bangsa.Bagi BPTD Kelas II D.I. Yogyakarta, semangat tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan tugas dan pelayanan di bidang transportasi darat. Transportasi memiliki peran strategis dalam mendukung konektivitas wilayah, mobilitas masyarakat, distribusi barang dan jasa, serta pertumbuhan perekonomian. Transportasi yang aman, tertib, nyaman, dan berkeselamatan merupakan bagian penting dalam menciptakan kehidupan masyarakat yang semakin baik. Oleh karena itu, seluruh insan BPTD Kelas II D.I. Yogyakarta terus didorong untuk bekerja secara profesional, meningkatkan kualitas pelayanan, serta menghadirkan solusi transportasi yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat. Melalui momentum HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia ini, seluruh pegawai BPTD Kelas II D.I. Yogyakarta diharapkan dapat terus memperkuat semangat kebersamaan, kedisiplinan, integritas, profesionalisme, dan budaya melayani pelayanan publik. Setiap pelayanan, pengawasan, pemeliharaan, dan tugas yang dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab merupakan bagian dari kontribusi untuk Indonesia.Mari kita maknai kemerdekaan dengan terus bekerja, berkarya, dan memberikan pelayanan terbaik. Dari sektor transportasi, kita hadir untuk memperkuat konektivitas, meningkatkan keselamatan, dan mendukung mobilitas masyarakat demi Indonesia yang semakin maju.(*)

Publication Berita
Pembersihan dan Pengecatan Kerb Jalan Nasional dalam Rangka Hari Ulang Tah…
7 Agu 2026, 20.00, 6

Yogyakarta (7/8/2026) – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia, BPTD Kelas II D.I. Yogyakarta turut berpartisipasi dalam kegiatan Pembersihan dan Pengecatan Kerb Jalan Nasional di ruas jalan Padjajaran, D.I. Yogyakarta.Kegiatan dihadiri oleh jajaran BBPJN Jateng–D.I. Yogyakarta, BPTD Kelas II D.I. Yogyakarta, Ditlantas Polda D.I. Yogyakarta, Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak, Dinas PUP-ESDM D.I. Yogyakarta, Dinas Perhubungan D.I. Yogyakarta, PT Jasa Raharja Cabang D.I. Yogyakarta, PT Jasamarga Jogja-Bawen, PT Jasamarga Jogja-Solo, Ditlantas Polda D.I. Yogyakarta, Polresta Sleman, DPD HPJI D.I. Yogyakarta, Pemerintah Kalurahan Maguwoharjo, Panewu Depok, SD Negeri Maguwoharjo 1, serta Mitra 10.Pembersihan dan pengecatan kerb tidak hanya bertujuan untuk mempercantik tampilan jalan, tetapi memiliki makna yang lebih luas dalam mendukung keselamatan, kelancaran, dan kenyamanan pengguna jalan. Kerb sebagai salah satu bagian dari perlengkapan jalan perlu dijaga kondisinya agar tetap berfungsi dengan baik dalam memberikan batas dan petunjuk bagi pengguna jalan sekaligus mendukung aspek keselamatan dan estetika lingkungan jalan. Selain itu, pemeliharaan kerb menjadi bagian dari upaya menjaga kondisi fisik Jalan Nasional agar tetap terawat sehingga dapat menunjang mobilitas masyarakat, konektivitas antarwilayah, serta aktivitas sosial dan perekonomian. Sebagai simbol sinergitas, kegiatan ditutup dengan pengecatan kerb secara simbolis oleh perwakilan UPT/instansi yang hadir. Aksi ini menjadi gambaran nyata bahwa pemeliharaan infrastruktur jalan membutuhkan kolaborasi dan kepedulian dari berbagai pihak. Melalui kegiatan ini, sinergi antarinstansi kembali diperkuat untuk bersama-sama menjaga infrastruktur transportasi dan ruang publik agar tetap bersih, terawat, aman, nyaman, dan berfungsi optimal.Semangat kemerdekaan tidak hanya dirayakan, tetapi diwujudkan melalui kerja nyata dan gotong royong untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Mari bersama menjaga fasilitas jalan, tertib berlalu lintas, dan ikut merawat ruang publik sebagai bagian dari kontribusi kita bagi negeri. Bersama Merawat Jalan, Bersama Menjaga Keselamatan, Bersama Melayani Negeri. (*)

Publication Berita
Kemenhub, Grab, dan AISI Gelar Pelatihan Keselamatan Berkendara Safety Rid…
28 Juli 2026, 19.00, 30

Yogyakarta (28/7/2026) – Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II D.I. Yogyakarta sebagai Unit Pelaksana Teknis Kementerian Perhubungan bekerja sama dengan Grab Indonesia dan Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) menyelenggarakan pelatihan keselamatan berkendara untuk mitra pengemudi di Terminal Tipe A Giwangan, Yogyakarta. Selain di Yogyakarta, kegiatan ini juga dilaksanakan serentak di 4 kota lainnya di Indonesia, yaitu di Depok, Surabaya, Medan, dan Makasar.Kegiatan dibuka oleh Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi secara live streaming dari Terminal Jatijajar Kota Depok. “Setiap hari jutaan masyarakat memercayakan perjalanannya kepada para pengemudi, kepada bapak dan ibu semua. Kita mengharapkan hal yang sama, selain perjalanan yang lancar yaitu selamat sampai tujuan. Jadi keselamatan harus menjadi kebiasaan dalam bekerja," ujar Menhub Dudy kepada para peserta Safety Riding 2026.Kegiatan yang mengusung tema "Safer Roads, Stronger Communities - Jalan Lebih Aman Komunitas Lebih Kuat" ini diikuti oleh 250 mitra pengemudi Grab sebagai wujud komitmen bersama dalam membangun budaya keselamatan berlalu lintas serta mendukung terciptanya transportasi jalan yang aman, tertib, dan berkeselamatan. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi berkendara, mengurangi angka kecelakaan, serta memastikan kenyamanan dan keselamatan penumpang selama menggunakan layanan. Hal ini juga merupakan salah satu upaya meningkatkan pengetahuan, keterampilan, serta kesadaran para mitra pengemudi mengenai pentingnya penerapan prinsip keselamatan dalam setiap perjalanan.Materi edukasi yang diberikan yaitu mengenai keselamatan berkendara meliputi pengenalan rambu-rambu lalu lintas, marka jalan, Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas (APILL), serta norma dan etika berlalu lintas. Peserta juga mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya mematuhi peraturan lalu lintas, mengutamakan pengguna jalan yang memiliki hak prioritas, serta membangun sikap disiplin dan bertanggung jawab selama berkendara. Dengan penyampaian materi tersebut diharapkan dapat menjadi bekal dalam meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus mendukung upaya menekan angka kecelakaan lalu lintas. Selain pembekalan teori, para peserta juga mengikuti sesi praktik (practice session) yang dipandu oleh instruktur professional dari AISI. Pada sesi ini, peserta terlebih dahulu melakukan pemeriksaan kendaraan sebelum digunakan, meliputi pengecekan kondisi ban, sistem pengereman, lampu penerangan, serta kelengkapan berkendara. Selanjutnya, peserta mempraktikkan teknik dasar berkendara yang aman, seperti posisi berkendara yang benar, teknik pengereman, pengendalian kendaraan saat bermanuver, hingga kemampuan mengantisipasi potensi bahaya di jalan.Kolaborasi antara BPTD Kelas II D.I. Yogyakarta, Grab Indonesia, dan AISI merupakan bentuk sinergi dalam mendukung program Kementerian Perhubungan untuk mewujudkan ekosistem transportasi jalan yang lebih aman dan berkelanjutan. Melalui kegiatan Safety Riding 2026, diharapkan para mitra pengemudi Grab semakin kompeten dalam menerapkan prinsip safety riding, mampu menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas, serta turut berkontribusi dalam menciptakan lalu lintas yang tertib, aman, nyaman, dan berkeselamatan bagi seluruh masyarakat.Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala BPTD Kelas II DIY, Dody Arifianto; Kepala Dinas Perhubungan DIY, Chrestina Erni Widyastuti; Kepala Terminal Giwangan, Sigit Saryanto; serta sejumlah pejabat terkait lainnya. (*)

Publication Berita
Dirjen Perhubungan Darat Tinjau Kesiapan Jalan Tol Jogja – Solo, Ruas Pram…
3 Juli 2026, 16.00, 12

Yogyakarta (3/7/2026) - Demi menciptakan arus mudik Lebaran 2027 yang lebih lancar, aman dan selamat, sejak jauh - jauh hari Direktorat Jenderal Perhubungan Darat bersama PT Jasa Marga meninjau kesiapan operasional Jalan Tol Prambanan - Purwomartani pada Jumat (3/7).Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Aan Suhanan bersama Direktur Utama PT Jasa Marga, Rivan Achmad Purwantono, didampingi Kepala BPTD Kelas II D.I.Yogyakarta, Dody Arifianto meninjau langsung progres pembangunan ruas tol tersebut.Dirjen Aan menyatakan titik fokus utama ialah kesiapan flyover exit Purwomartani agar dapat difungsionalkan dua arah pada periode arus mudik dan arus balik Lebaran 2027.Dikatakannya bahwa progres pembangunan yang dilakukan sejauh ini sudah memenuhi aspek penting dari sisi pengaturan lalu lintas."Setelah tadi kami lihat, progres pembangunan yang dilaksanakan oleh Jasa Marga telah memenuhi persyaratan Analisis Dampak Lalu Lintas sebagai salah satu aspek penting dalam penyelenggaraan jalan tol," ungkapnya.Menurutnya pengoperasian ruas tol tersebut akan menjadi solusi untuk mengurangi kepadatan lalu lintas di jalan nasional Solo - Yogyakarta khususnya pada periode libur panjang. "Kami berharap beroperasinya tol ini nanti dapat mengakomodasi kebutuhan mobilitas masyarakat dengan mengalihkan sebagian arus kendaraan dari jalan nasional menuju flyover Purwomartani Candi Boko," jelasnya.Jika target operasional pada periode Lebaran 2027 tercapai, flyover exit Tol Purwomartani akan difungsikan dua arah untuk mendukung kelancaran arus mudik dan balik. Hal ini diharapkan dapat mendukung kelancaran, keselamatan, dan kenyamanan perjalanan masyarakat serta meningkatkan konektivitas di wilayah Yogyakarta dan sekitarnya.(*)

Publication Berita
Kepala BPTD Kelas II DIY Berangkatkan 12 Bus Arus Balik Mudik Gratis dari …
25 Maret 2026, 13.00, 133

Yogyakarta (25/3/2026) – Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Daerah Istimewa Yogyakarta, Dody Arifianto melepas keberangkatan 12 bus Arus Balik Mudik Gratis Kementerian Perhubungan dari Terminal Tipe A Giwangan Yogyakarta menuju kawasan Jabodetabek pada Rabu (25/3).Dalam sambutan Direktur Jenderal Perhubungan Darat yang dibacakannya, Dody mengatakan, “Momentum arus balik ini memiliki tingkat mobilitas yang sangat tinggi. Oleh karena itu pemerintah melalui Kementerian Perhubungan, Direktorat Jenderal Perhubungan Darat kembali menghadirkan Program Mudik Gratis Angkutan Jalan. Program ini tidak hanya saat arus mudik, tetapi juga saat arus balik.” Menurutnya program ini merupakan wujud nyata kehadiran negara dalam memberikan pelayanan transportasi kepada masyarakat sekaligus mengurangi penggunaan sepeda motor untuk perjalanan jarak jauh, yang memiliki risiko kecelakaan lalu lintas relatif tinggi.DSC04072Pada penyelenggaraan Mudik Gratis Angkutan Jalan Tahun 2026 ini, Kementerian Perhubungan menyediakan kuota sebanyak 15.834 penumpang dan 240 unit sepeda motor yang dilayani dengan 401 unit bus serta 8 unit truk pengangkut sepeda motor menuju berbagai kota tujuan di Pulau Jawa dan Sumatera.Dody melanjutkan, “Untuk arus balik, pemberangkatan peserta dilaksanakan pada tanggal 25 Maret 2026 dari 12 kota di berbagai wilayah Indonesia, salah satunya dari Terminal Tipe A Giwangan, Yogyakarta, menuju wilayah Jabodetabek sebagai pusat aktivitas masyarakat.” Tercatat sebanyak 412 orang peserta yang mengikuti program arus balik mudik gratis dari Teminal Giwangan.“Melalui program ini diharapkan masyarakat dapat melakukan perjalanan kembali dengan lebih aman, lebih nyaman, serta terkoordinasi dengan baik, sehingga dapat kembali menjalankan aktivitas pekerjaan, pendidikan, dan pelayanan publik dengan semangat baru setelah merayakan Hari Raya Idul Fitri,” harapnya.Dirinya juga mengungkapkan rasa terima kasih kepada semua pihak yang mendukung penyelenggaraan program tersebut. “Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kota Yogyakarta, Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta, TNI, Polri, PT Jasa Raharja, serta seluruh stakeholder terkait yang telah memberikan dukungan dan kerja sama dalam penyelenggaraan kegiatan Mudik Gratis ini, “ ungkapnya.Pihaknya menegaskan bahwa kolaborasi dan sinergi yang baik antar seluruh pihak merupakan kunci keberhasilan dalam mewujudkan penyelenggaraan Angkutan Lebaran yang selamat, aman, tertib, dan lancar.IMG_20260325_083256.jpgDi akhir sambutan, Dody berpesan agar para peserta mudik gratis tetap menjaga kesehatan, mengikuti arahan petugas, serta menjaga ketertiban selama berada di dalam perjalanan. “Semoga perjalanan arus balik saudara-saudara berjalan dengan lancar, aman, dan selamat hingga tiba kembali di tempat tujuan masing-masing,” pungkasnya.Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Kepala Dinas Perhubungan DIY, Chrestina Erni Widyastuti; Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kota Yogyakarta, Kadri Renggono; Kakanwil PT. Jasa Raharja DIY, Regy S. Wijaya; Dandim 0734 Yogyakarta, Kolonel Inf. Arif Setiyono; Danramil Umbulharjo, Mayor Inf. Sugiharto; Kapolsek Umbulharjo, AKP Hellga Dimas Prakosa, serta sejumlah pejabat terkait lainnya.(*)

Publication Berita
Kemenhub Serahkan Bus Bantuan untuk Sekolah Rakyat di Yogyakarta
6 Nov. 2025, 14.00, 241

Yogyakarta – Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyerahkan secara simbolis bantuan bus sekolah dari Kementerian Perhubungan kepada Kementerian Sosial untuk mendukung operasional Sekolah Rakyat di Yogyakarta, Kamis (6/11) di Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS) Yogyakarta. Penyerahan ini disaksikan Menteri Sosial Saifullah Yusuf dan Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hamengkubuwono X.Menhub Dudy menyampaikan pada tahun anggaran 2025, Kementerian Perhubungan mengalokasikan 28 unit bus sekolah untuk mendukung operasional Sekolah Rakyat di berbagai daerah, termasuk dua unit yang dialokasikan untuk Kabupaten Sleman dan Kabupaten Bantul, DIY saat ini.“Dua unit bus sekolah kami alokasikan khusus untuk Kabupaten Sleman dan Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Ini merupakan simbol nyata komitmen pemerintah untuk terus memperluas jangkauan layanan transportasi publik yang bermanfaat langsung bagi masyarakat,” jelas Menhub.Menhub juga menekankan pentingnya integrasi antara kebijakan sosial dan transportasi agar manfaat pembangunan dapat dirasakan secara merata. "Kita ingin memastikan tidak ada anak yang tertinggal karena kendala jarak atau keterbatasan sarana transportasi. Sinergi ini akan mempercepat terwujudnya akses pendidikan yang inklusif dan berkeadilan,” katanya.Pada kesempatan ini pula dilakukan penandatanganan kesepakatan bersama tentang sinergitas tugas dan fungsi di bidang sosial dan transportasi, antara Kementerian Perhubungan dan Kementerian Sosial. Penandatanganan ini menjadi langkah konkret dalam memperkuat kolaborasi lintas sektor untuk mendukung pelaksanaan Program Prioritas Presiden, khususnya dalam peningkatan kesejahteraan sosial dan pemerataan akses pendidikan bagi masyarakat.Menhub Dudy menegaskan bahwa sinergi antara Kemenhub dan Kemensos merupakan wujud nyata kolaborasi pemerintah dalam membangun Indonesia yang inklusif dan berkeadilan sosial. “Kementerian Perhubungan melakukan kolaborasi dan sinergi nyata antar kementerian/lembaga sebagai langkah strategis untuk memastikan program pemerintah tepat sasaran dan berdampak langsung bagi masyarakat,” ujar Menhub.Melalui kesepakatan tersebut, kedua kementerian berkomitmen memperkuat kerja sama dalam delapan bidang utama, antara lain pertukaran data dan informasi, dukungan penyelenggaraan Sekolah Rakyat, peningkatan kompetensi sumber daya manusia, serta sinergi program kesejahteraan sosial dan transportasi. Menhub menyebut bahwa kolaborasi ini memastikan pemerataan pembangunan dan keadilan sosial sebagai perwujudan transportasi yang berkeadilan, melalui sinergi sektor pendidikan dan transportasi salah satunya dengan penyediaan bus sekolah untuk Sekolah Rakyat.Menteri Sosial Saifullah Yusuf menyampaikan bahwa kerja sama ini bukan sekadar penandatanganan dokumen administratif, melainkan wujud nyata dari semangat sinergi antar kementerian untuk memastikan pembangunan di bidang sosial dan transportasi berjalan beriringan “Kerja sama ini bukan sekadar menyambungkan tempat, tetapi menghubungkan manusia dengan harapan,” ungkap Mensos.Mensos juga menambahkan, transportasi adalah urat nadi mobilitas manusia, sementara kerja sosial adalah kehidupan manusianya.Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hamengkubuwono X turut menyambut baik sinergi tersebut. Ia menilai, kesepakatan antara Kementerian Perhubungan dan Kementerian Sosial menunjukkan bahwa pemerintah hadir dengan pendekatan holistik yang menghubungkan akses sosial, mobilitas, dan masa depan pendidikan anak bangsa.Kerja sama antara Kementerian Perhubungan dan Kementerian Sosial ini diharapkan menjadi model kolaborasi lintas sektor yang efektif dalam mendukung pemerataan akses layanan dasar bagi seluruh masyarakat. Melalui sinergi ini, kedua kementerian bertekad memperluas dampak pembangunan yang tidak hanya menyejahterakan, tetapi juga memastikan kemudahan mobilitas, akses pendidikan, dan penguatan nilai-nilai sosial di setiap lapisan masyarakat.Turut hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono, Direktur Jenderal Perhubungan Darat Aan Suhanan, Direktur Angkutan Jalan Muiz Thohir, Plt. Sesditjen Perhubungan Darat Ernita Titis Dewi, Kepala BPTD Kelas II DIY Dody Arifianto, jajaran Forkompimda DIY, serta pejabat terkait lainnya.(*)