Publikasi BPTD Kelas II Nusa Tenggara Timur

Ditjen Hubdat bersama BPTD Kelas II NTT Dukung Pembelajaran Melalui Kegiatan SALUD di Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur

24 Sep. 2026, 17.00 | 12x dilihat

Berita
Blog

Selain penyaluran bantuan dalam rangka Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) 2026, dukungan kepada anak-anak terdampak bencana juga dilakukan melalui kegiatan sosial dan edukasi keselamatan berlalu lintas dalam program Sadar Lalu Lintas Usia Dini (SALUD) di Kabupaten Nagekeo.

Kegiatan SALUD tersebut dilaksanakan melalui kolaborasi Direktorat Jenderal Perhubungan Darat melalui Direktorat Sarana dan Keselamatan Transportasi Jalan, bersama BPTD Kelas II NTT. Kolaborasi tersebut diwujudkan dalam pelaksanaan kegiatan, termasuk penyaluran bantuan perlengkapan sekolah serta berbagai bentuk dukungan lainnya kepada beberapa sekolah yang terdampak bencana.

“Dalam situasi bencana, transportasi tidak hanya berperan dalam menjaga mobilitas masyarakat, tetapi juga mendukung konektivitas dan mobilisasi bantuan agar dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan. Dukungan terhadap anak-anak juga menjadi perhatian penting, agar mereka tetap memiliki semangat untuk belajar dan melanjutkan aktivitas pendidikan di tengah kondisi pascabencana,” Urai Plt. Kepala Subdirektorat Diseminasi dan Kemitraan Keselamatan, Diyah Fitra Permata Sari yang mewakili Direktur Sarana dan Keselamatan Transportasi Jalan, Yusuf Nugroho.

Dia menyampaikan, dukungan kepada masyarakat terdampak bencana merupakan bagian dari semangat pelayanan insan perhubungan. Menurutnya, transportasi memiliki peran penting dalam menjaga mobilitas masyarakat sekaligus mendukung konektivitas dan mobilisasi bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Ia menambahkan bahwa keberlanjutan proses pendidikan perlu tetap mendapat perhatian selama masa pemulihan, sehingga dukungan dari berbagai pihak diharapkan dapat membantu anak-anak menghadapi keterbatasan yang masih mereka alami.

Blog

Gambar 1. Dokumentasi kegiatan SALUD 2026 (Sumber: Dokumentasi Humas BPTD Kelas II NTT tanggal 21 September 2026)

Selain memberikan edukasi mengenai keselamatan berlalu lintas kepada anak-anak usia dini, kehadiran Tim Relawan SALUD juga menjadi bagian dari upaya memberikan dukungan dan semangat kepada anak-anak yang masih menjalani proses pembelajaran dalam kondisi pascabencana di wilayah Mbay, Kabupaten Nagekeo. Melalui kolaborasi tersebut, kegiatan tidak hanya berfokus pada penyampaian edukasi, tetapi juga menghadirkan perhatian dan kepedulian terhadap keberlangsungan kegiatan belajar anak-anak di wilayah terdampak.

Pada tanggal 18 dan 21 September 2026, Tim SALUD mengunjungi dan menyalurkan dukungan kepada empat satuan pendidikan di Kabupaten Nagekeo, yaitu TK Negeri Pembina Mbay, SD Inpres Danga, SD Katolik Santa Teresia Danga, dan TK Katolik Santa Teresia Danga. Rangkaian kegiatan tersebut dilaksanakan melalui kunjungan langsung ke sekolah sekaligus penyerahan bantuan kepada masing-masing satuan pendidikan.

Bantuan yang disalurkan melalui kegiatan SALUD mencakup 240 paket perlengkapan belajar serta dukungan operasional bagi tenaga pendidik di empat satuan pendidikan yang berada di wilayah Kabupaten Nagekeo.

Blog

Gambar 2. Penyerahan goodie bag paket bantuan perlengkapan sekolah dari kegiatan SALUD 2026 yang diserahkan ke empat satuan Pendidikan di Kabupaten Negekeo (Sumber: Dokumentasi Humas BPTD Kelas II NTT tanggal 21 September 2026)

Penyerahan bantuan dilakukan secara langsung oleh Direktur Sarana dan Keselamatan Transportasi Jalan yang diwakili oleh Plt. Kepala Subdirektorat Diseminasi dan Kemitraan Keselamatan, serta Kepala BPTD Kelas II NTT yang diwakili oleh Kepala Subbagian Tata Usaha BPTD Kelas II NTT bersama Tim Relawan SALUD kepada pihak sekolah. Penyaluran tersebut dilakukan bersamaan dengan pelaksanaan edukasi keselamatan berlalu lintas kepada peserta didik.

Kegiatan tersebut juga mendapat apresiasi dari TK Negeri Pembina Mbay, SD Inpres Danga, SD Katolik Santa Teresia Danga, dan TK Katolik Santa Teresia Danga. Keempat satuan pendidikan menyampaikan terima kasih kepada Kementerian Perhubungan, serta seluruh pihak yang telah memberikan perhatian dan dukungan kepada anak-anak melalui bantuan perlengkapan sekolah dan kegiatan SALUD.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada Kementerian Perhubungan dan seluruh pihak yang telah memberikan perhatian kepada anak-anak kami. Kehadiran Tim SALUD memberikan semangat dan kebahagiaan bagi anak-anak di tengah kondisi pascabencana. Kami berharap kepedulian dan dukungan seperti ini dapat terus berlanjut untuk membantu anak-anak tetap belajar dan tumbuh dengan baik selama masa pemulihan,” Urai Kepala Sekolah SD Katolik Santa Teresia Danga, Bibiana Maria Immaculata Mbola sebagai perwakilan tenaga pendidik tempat kegiatan SALUD silaksanakan.

Apresiasi tersebut menjadi bagian dari semangat bersama untuk mendukung keberlangsungan pendidikan anak-anak di wilayah terdampak bencana.

Melalui penyaluran bantuan Harhubnas serta kegiatan SALUD di Kabupaten Nagekeo, Kementerian Perhubungan-Direktorat Jenderal Perhubungan Darat bersama para mitra dan relawan turut mengambil bagian dalam mendukung masyarakat terdampak bencana. Semangat tersebut menjadi bagian dari peran insan perhubungan untuk terus Terhubung, Melayani, dan Bergerak untuk Negeri.