Publikasi

Publikasi BPTD Kelas II Nusa Tenggara Timur

Publication Galleri Foto
STOP ODOL! Demi Keselamatan, Bukan Sekadar Kepatuhan.
19 Okt. 2026, 8.42, 14

Kendaraan Over Dimension Over Loading (ODOL) bukan hanya melanggar aturan, tetapi juga berisiko membahayakan pengemudi, pengguna jalan, hingga keselamatan penyeberangan.Pastikan dimensi kendaraan sesuai ketentuan dan muatan tidak melebihi JBI. Ingat, keselamatan adalah tanggung jawab kita bersama!@dudypurwadaily@aan.suhanan67@robert.tail.16@yandro901@kemenhub151@ditjen_hubdat@terminal_bimoku@uppkb_nbsntt@tbi_motaain@satpel_kalabahi@satpel.bolok@satpel_naikliu@satpelbakalangIkuti kami di : @bptd_ntthttps://hubdat.kemenhub.go.id/id/bptd/ntt———————————————————-#zeroodol2027#BPTDKelasIINTT#KementerianPerhubungan#DitjenPerhubunganDarat#informasiberkala

Publication Galleri Foto
Pentingnya "SMK PAU"
8 Okt. 2026, 8.15, 5

Transportasi bukan hanya tentang kendaraan dan perjalanan, tetapi juga tentang keselamatan, ketertiban, serta kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku.Yuk, kenali lebih dekat bagaimana angkutan jalan diselenggarakan untuk mewujudkan transportasi yang aman, tertib, dan berkeselamatan.Karena perjalanan yang baik dimulai dari pemahaman yang baik. @dudypurwadaily@aan.suhanan67@robert.tail.16@yandro901@kemenhub151@ditjen_hubdat@terminal_bimoku@uppkb_nbsntt@tbi_motaain@satpel_kalabahi@satpel.bolok@satpel_naikliu@satpelbakalangIkuti kami di : @bptd_ntthttps://hubdat.kemenhub.go.id/id/bptd/ntt———————————————————-#SMKPAU#BPTDKelasIINTT#KementerianPerhubungan#DitjenPerhubunganDarat#informasisertamerta

Publication Galleri Foto
Selamat Hari Batik Nasional 2026!
2 Okt. 2026, 9.00, 7

Batik bukan sekadar kain, tetapi bagian dari identitas dan warisan budaya Indonesia yang terus hidup dari generasi ke generasi.Mari bersama melestarikan batik dan bangga mengenakannya sebagai bagian dari kekayaan budaya Indonesia. 💙 @dudypurwadaily@aan.suhanan67@robert.tail.16@yandro901@marta_anggoro@kemenhub151@ditjen_hubdat@terminal_bimoku@uppkb_nbsntt@tbi_motaain@satpel_kalabahi@satpel.bolok@satpel_naikliu@satpelbakalangIkuti kami di : @bptd_ntthttps://hubdat.kemenhub.go.id/id/bptd/ntt

Publication Galleri Video
Ditjen Hubdat dan BPTD Kelas II NTT Laksanakan Kegiatan SALUD dan Salurkan…
1 Okt. 2026, 13.22, 9

Direktorat Jenderal Perhubungan Darat melalui Tim SALUD BPTD Kelas II NTT, berkolaborasi dengan Subdirektorat Diseminasi dan Kemitraan Keselamatan, Direktorat Sarana dan Keselamatan Transportasi Jalan, melaksanakan kegiatan Sadar Lalu Lintas Usia Dini (SALUD) Tahun 2026 di Kabupaten Nagekeo.Kegiatan berlangsung pada 18 dan 21 September 2026, dengan rangkaian kegiatan:📍 18 September 2026• SALUD di TK Negeri Pembina Mbay• Penyaluran bantuan perlengkapan belajar di SD Inpres Danga📍 21 September 2026• SALUD di TK dan SD Santa Teresia DangaTidak hanya menyasar anak-anak, kegiatan SALUD juga melibatkan guru sebagai pendidik dan teladan dalam menanamkan budaya tertib dan keselamatan berlalu lintas sejak dini.Melalui edukasi yang sederhana dan menyenangkan, mari bersama membentuk generasi yang tertib, peduli, dan sadar keselamatan berlalu lintas.✨ Video Kegiatan Lihat

Publication Galleri Foto
Selamat Memperingati Hari Kesaktian Pancasila ke-61, 1 Oktober 2026
1 Okt. 2026, 9.00, 7

Pancasila bukan sekadar dasar negara, tetapi menjadi landasan dalam menjaga persatuan, memperkuat kebersamaan, serta mewujudkan semangat pelayanan kepada masyarakat.Mari terus mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam setiap langkah dan pengabdian, untuk Indonesia yang semakin berdaulat, adil, dan makmur.Pancasila Pemersatu Bangsa.Menuju Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur. @dudypurwadaily@aan.suhanan67@robert.tail.16@yandro901@marta_anggoro@kemenhub151@ditjen_hubdat@terminal_bimoku@uppkb_nbsntt@tbi_motaain@satpel_kalabahi@satpel.bolok@satpel_naikliu@satpelbakalangIkuti kami di : @bptd_ntthttps://hubdat.kemenhub.go.id/id/bptd/ntt

Publication Galleri Foto
Mengenang sejarah, menjaga persatuan.
30 Sep. 2026, 11.00, 5

Hari ini kita menundukkan kepala sejenak, mengenang sebuah peristiwa kelam dalam perjalanan bangsa yang meninggalkan luka dan pelajaran bagi generasi penerus.Sejarah mengajarkan bahwa persatuan bukan sesuatu yang boleh dianggap sederhana. Perbedaan yang tidak dikelola dengan bijaksana dapat menjadi awal perpecahan, sementara kebersamaan menjadi kekuatan untuk menjaga Indonesia tetap berdiri.Mari menjadikan sejarah sebagai pengingat untuk senantiasa merawat persaudaraan, menghargai perbedaan, serta menempatkan kepentingan bangsa di atas kepentingan pribadi dan golongan.Karena mengenang bukan sekadar melihat ke belakang, tetapi belajar untuk melangkah ke depan dengan lebih bijaksana.Jadikan sejarah sebagai pelajaran untuk menjaga persatuan dan mewujudkan masa depan yang penuh kedamaian. @dudypurwadaily@aan.suhanan67@robert.tail.16@yandro901@marta_anggoro@kemenhub151@ditjen_hubdat@terminal_bimoku@uppkb_nbsntt@tbi_motaain@satpel_kalabahi@satpel.bolok@satpel_naikliu@satpelbakalangIkuti kami di : @bptd_ntthttps://hubdat.kemenhub.go.id/id/bptd/ntt

Publication Berita
Ditjen Hubdat bersama BPTD Kelas II NTT Dukung Pembelajaran Melalui Kegiat…
24 Sep. 2026, 17.00, 13

Selain penyaluran bantuan dalam rangka Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) 2026, dukungan kepada anak-anak terdampak bencana juga dilakukan melalui kegiatan sosial dan edukasi keselamatan berlalu lintas dalam program Sadar Lalu Lintas Usia Dini (SALUD) di Kabupaten Nagekeo.Kegiatan SALUD tersebut dilaksanakan melalui kolaborasi Direktorat Jenderal Perhubungan Darat melalui Direktorat Sarana dan Keselamatan Transportasi Jalan, bersama BPTD Kelas II NTT. Kolaborasi tersebut diwujudkan dalam pelaksanaan kegiatan, termasuk penyaluran bantuan perlengkapan sekolah serta berbagai bentuk dukungan lainnya kepada beberapa sekolah yang terdampak bencana.“Dalam situasi bencana, transportasi tidak hanya berperan dalam menjaga mobilitas masyarakat, tetapi juga mendukung konektivitas dan mobilisasi bantuan agar dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan. Dukungan terhadap anak-anak juga menjadi perhatian penting, agar mereka tetap memiliki semangat untuk belajar dan melanjutkan aktivitas pendidikan di tengah kondisi pascabencana,” Urai Plt. Kepala Subdirektorat Diseminasi dan Kemitraan Keselamatan, Diyah Fitra Permata Sari yang mewakili Direktur Sarana dan Keselamatan Transportasi Jalan, Yusuf Nugroho.Dia menyampaikan, dukungan kepada masyarakat terdampak bencana merupakan bagian dari semangat pelayanan insan perhubungan. Menurutnya, transportasi memiliki peran penting dalam menjaga mobilitas masyarakat sekaligus mendukung konektivitas dan mobilisasi bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan.Ia menambahkan bahwa keberlanjutan proses pendidikan perlu tetap mendapat perhatian selama masa pemulihan, sehingga dukungan dari berbagai pihak diharapkan dapat membantu anak-anak menghadapi keterbatasan yang masih mereka alami. Selain memberikan edukasi mengenai keselamatan berlalu lintas kepada anak-anak usia dini, kehadiran Tim Relawan SALUD juga menjadi bagian dari upaya memberikan dukungan dan semangat kepada anak-anak yang masih menjalani proses pembelajaran dalam kondisi pascabencana di wilayah Mbay, Kabupaten Nagekeo. Melalui kolaborasi tersebut, kegiatan tidak hanya berfokus pada penyampaian edukasi, tetapi juga menghadirkan perhatian dan kepedulian terhadap keberlangsungan kegiatan belajar anak-anak di wilayah terdampak.Pada tanggal 18 dan 21 September 2026, Tim SALUD mengunjungi dan menyalurkan dukungan kepada empat satuan pendidikan di Kabupaten Nagekeo, yaitu TK Negeri Pembina Mbay, SD Inpres Danga, SD Katolik Santa Teresia Danga, dan TK Katolik Santa Teresia Danga. Rangkaian kegiatan tersebut dilaksanakan melalui kunjungan langsung ke sekolah sekaligus penyerahan bantuan kepada masing-masing satuan pendidikan.Bantuan yang disalurkan melalui kegiatan SALUD mencakup 240 paket perlengkapan belajar serta dukungan operasional bagi tenaga pendidik di empat satuan pendidikan yang berada di wilayah Kabupaten Nagekeo. Penyerahan bantuan dilakukan secara langsung oleh Direktur Sarana dan Keselamatan Transportasi Jalan yang diwakili oleh Plt. Kepala Subdirektorat Diseminasi dan Kemitraan Keselamatan, serta Kepala BPTD Kelas II NTT yang diwakili oleh Kepala Subbagian Tata Usaha BPTD Kelas II NTT bersama Tim Relawan SALUD kepada pihak sekolah. Penyaluran tersebut dilakukan bersamaan dengan pelaksanaan edukasi keselamatan berlalu lintas kepada peserta didik.Kegiatan tersebut juga mendapat apresiasi dari TK Negeri Pembina Mbay, SD Inpres Danga, SD Katolik Santa Teresia Danga, dan TK Katolik Santa Teresia Danga. Keempat satuan pendidikan menyampaikan terima kasih kepada Kementerian Perhubungan, serta seluruh pihak yang telah memberikan perhatian dan dukungan kepada anak-anak melalui bantuan perlengkapan sekolah dan kegiatan SALUD.“Kami menyampaikan terima kasih kepada Kementerian Perhubungan dan seluruh pihak yang telah memberikan perhatian kepada anak-anak kami. Kehadiran Tim SALUD memberikan semangat dan kebahagiaan bagi anak-anak di tengah kondisi pascabencana. Kami berharap kepedulian dan dukungan seperti ini dapat terus berlanjut untuk membantu anak-anak tetap belajar dan tumbuh dengan baik selama masa pemulihan,” Urai Kepala Sekolah SD Katolik Santa Teresia Danga, Bibiana Maria Immaculata Mbola sebagai perwakilan tenaga pendidik tempat kegiatan SALUD silaksanakan.Apresiasi tersebut menjadi bagian dari semangat bersama untuk mendukung keberlangsungan pendidikan anak-anak di wilayah terdampak bencana.Melalui penyaluran bantuan Harhubnas serta kegiatan SALUD di Kabupaten Nagekeo, Kementerian Perhubungan-Direktorat Jenderal Perhubungan Darat bersama para mitra dan relawan turut mengambil bagian dalam mendukung masyarakat terdampak bencana. Semangat tersebut menjadi bagian dari peran insan perhubungan untuk terus Terhubung, Melayani, dan Bergerak untuk Negeri.

Publication Berita
BPTD Kelas II NTT Salurkan 1.000 Paket Perlengkapan Sekolah dan 100 Meja B…
18 Sep. 2026, 15.27, 17

Ende, Nusa Tenggara Timur (17/09/2026) — Dalam rangka memperingati Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) Tahun 2026, Balai Pengelola Transportasi Darat Kelas II Nusa Tenggara Timur (BPTD Kelas II NTT) menyalurkan 1.000 paket perlengkapan sekolah dan 100 meja belajar bagi anak-anak sekolah di wilayah terdampak bencana di Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur.Bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian insan perhubungan bersama mitra kerja perhubungan untuk mendukung keberlangsungan proses belajar anak-anak di tengah kondisi pascabencana. Penyaluran bantuan juga menjadi bagian dari upaya memberikan dukungan kepada satuan pendidikan dan peserta didik yang masih menghadapi berbagai keterbatasan akibat dampak bencana.Berdasarkan informasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), dampak gempa teridentifikasi di sejumlah wilayah di Flores, antara lain Kabupaten Manggarai Barat, Manggarai, Manggarai Timur, Nagekeo, dan Sikka. Dampak bencana turut dirasakan oleh satuan pendidikan. Sejumlah fasilitas sekolah mengalami kerusakan sehingga kegiatan pembelajaran perlu dilakukan dengan memperhatikan aspek keselamatan peserta didik. Kegiatan belajar mengajar dilaksanakan di bawah tenda yang didirikan di lingkungan sekolah sebagai langkah antisipasi terhadap potensi gempa susulan maupun status darurat yang masih berlangsung.Menanggapi kondisi tersebut, Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Aan Suhanan, menugaskan BPTD Kelas II NTT sebagai salah satu penanggung jawab distribusi bantuan bagi korban bencana NTT, termasuk melalui penyaluran perlengkapan sekolah dan meja belajar.“BPTD Kelas II NTT telah menyerahkan amanah dari Direktur Jenderal Perhubungan Darat berupa 1.000 paket perlengkapan sekolah dan 100 meja belajar bagi anak-anak terdampak bencana di Flores. Kami juga menyerahkan bantuan titipan dari berbagai pihak kepada Pemerintah Kabupaten Ende untuk selanjutnya disalurkan kepada wilayah yang membutuhkan oleh Dinas Perhubungan Kabupaten Ende,” ujar Kepala BPTD Kelas II NTT, Robert N.I. Tail.Penyaluran bantuan tersebut merupakan bagian dari komitmen BPTD Kelas II NTT untuk memastikan dukungan dari berbagai pihak dapat diteruskan kepada masyarakat yang membutuhkan di wilayah terdampak.“Kami berharap bantuan ini dapat tersalurkan dengan tepat sasaran dan memberikan manfaat bagi anak-anak yang masih menjalani proses pembelajaran di tengah keterbatasan pascabencana,” tambahnya.Kepala Sub Bagian Tata Usaha BPTD Kelas II NTT yang juga sebagai salah satu Penanggung Jawab Distribusi Bantuan Korban Bencana NTT, Yaan Sem Appah juga menjelaskan, dalam proses penyaluran bantuan, BPTD Kelas II NTT berperan sebagai penghubung dan menjadi salah satu koordinator dalam memobilisasi bantuan dari para pihak hingga dapat bergerak menuju wilayah yang membutuhkan.“Bantuan perlengkapan sekolah dan meja belajar tersebut telah dimobilisasi menggunakan Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Ile Labalekan dari wilayah Kupang menuju Flores pada tanggal 15 September 2026 dan tiba pada tanggal 16 September 2026,” pungkasnya.Dia menjelaskan, setibanya di Flores, bantuan Harhubnas tersebut kemudian telah diserahkan kepada Pemerintah Kabupaten Ende melalui Dinas Perhubungan Kabupaten Ende pada tanggal 17 September 2026 untuk selanjutnya dikoordinasikan dan didistribusikan kepada beberapa sekolah yang terdampak gempa.Selain itu, Sekretaris Dinas Perhubungan Kabupaten Ende, Christiana F. Muda Mite juga menyampaikan ucapan terima kasih atas bantuan yang telah diberikan saat menerima bantuan yang disalurkan.“Kami berterima kasih atas kepedulian dan bantuan yang telah diberikan. Kami juga mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada kami untuk menyalurkan bantuan ini kepada anak-anak yang terdampak bencana. Semoga bantuan ini dapat memberikan manfaat dan membantu anak-anak kami yang sedang berjuang untuk terus belajar di tengah berbagai keterbatasan yang mereka hadapi,” tuturnya. Sebanyak 1.000 paket perlengkapan sekolah yang disalurkan merupakan hasil penghimpunan bantuan dari berbagai subsektor di lingkungan Kementerian Perhubungan, termasuk Unit Pelaksana Teknis (UPT) sektor darat, laut, udara serta Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Perhubungan. Proses penyaluran bantuan tersebut dikoordinasikan oleh BPTD Kelas II NTT sebagai salah satu koordinator distribusi bantuan di wilayah Nusa Tenggara Timur. Sedangkan 100 meja belajar merupakan bantuan dari Dharma Wanita Persatuan BPTD Kelas II NTT.Selain itu, dukungan juga diberikan oleh mitra kerja perhubungan serta para donatur perorangan (pribadi). Kontribusi tersebut antara lain berasal dari Dr. Ir. Syafrin Liputo, A.T.D., M.T., Edy Sufa'at, dan Ir. Arief Rahmanda, S.ST. (TD)., M.M.Tr., yang turut berpartisipasi dalam mendukung penyaluran bantuan bagi anak-anak terdampak bencana di wilayah Flores.Tidak hanya bantuan berupa perlengkapan sekolah, dukungan bagi anak-anak terdampak bencana juga diwujudkan melalui penyerahan bantuan terpal ke wilayah Flores. Bantuan ini menjadi bagian dari respons terhadap kebutuhan fasilitas pendukung pembelajaran di tengah kondisi pascabencana, ketika proses belajar anak-anak masih harus berlangsung dalam berbagai keterbatasan. Terpal tersebut diharapkan dapat membantu menyediakan ruang yang lebih terlindungi dari panas dan hujan sehingga kegiatan belajar dan aktivitas sekolah dapat tetap berjalan selama proses pemulihan.

Publication Galleri Foto
Peringati Hari Perhubungan Nasional 2026, Pegawai BPTD Kelas II NTT Laksan…
17 Sep. 2026, 15.00, 4

📌Selamat Hari Perhubungan Nasional 17 September 2026Staf BPTD Kelas II Nusa Tenggara Timur Melaksanakan Upacara Hari Perhubungan Nasional di Halaman Terminal Tipe A Bimoku."Menghubungkan Indonesia Untuk Masa Depan Lebih Maju"