“Cuma sebentar.”
Alasan ini sering muncul ketika tujuan berada tidak jauh dari rumah. Entah saat menggunakan motor untuk pergi ke warung atau menyalakan mobil untuk menjemput anggota keluarga di sekitar rumah. Karena jaraknya dekat, keselamatan pun terkadang luput dari perhatian.
Padahal, begitu kendaraan berada di jalan, berbagai situasi tetap bisa terjadi. Kendaraan lain yang berhenti atau berpindah jalur, pejalan kaki yang menyeberang, persimpangan, hingga perubahan kondisi lalu lintas dapat ditemui kapan saja, tidak peduli seberapa dekat tujuannya.

Sebelum Berangkat
Keselamatan perlu diperhatikan sejak sebelum kendaraan mulai melaju. Bagi pengguna sepeda motor, hal ini berarti mengenakan helm berstandar SNI serta memastikan rem, ban, lampu dan seluruh komponen penting lainnya dalam kondisi baik. Sementara bagi pengguna mobil, seat belt perlu terpasang dengan baik dan kondisi kendaraan perlu dipastikan untuk siap digunakan.
Persiapan sederhana seperti ini tetap penting, meskipun tujuan hanya beberapa menit dari rumah. Kendaraan yang siap digunakan menjadi salah satu bagian dari perjalanan yang aman, baik jaraknya dekat ataupun jauh.
Di Jalan
Ketika kendaraan mulai berjalan, perhatian tetap perlu tertuju pada kondisi lalu lintas. Rute yang sudah sering dilewati bukan berarti situasinya selalu sama setiap kali dilalui.
Kendaraan lain yang berpindah jalur, keluar dari persimpangan, atau berhenti secara tiba-tiba tetap perlu diantisipasi, baik saat melintasi jalan di sekitar lingkungan perumahan maupun jalan yang lebih ramai. Pengguna kendaraan juga perlu menyesuaikan kecepatan dan menjaga jarak aman sesuai dengan situasi lalu lintas yang dihadapi.
Satu hal yang berlaku bagi pengguna motor maupun mobil adalah menghindari penggunaan telepon seluler saat berkendara. Perhatian yang teralihkan, meskipun hanya sesaat, dapat memengaruhi kemampuan pengemudi atau pengendara dalam merespons situasi di jalan.
Tidak Ada Perjalanan yang “Cuma Sebentar”
Motor dan mobil memiliki karakteristik yang berbeda, tetapi keduanya sama-sama berbagi ruang dengan pengguna jalan lain. Karena itu, kebiasaan menjaga keselamatan, baik sebelum berangkat maupun selama berkendara, perlu diterapkan setiap kali menggunakan kendaraan, tidak peduli tujuan berada jauh atau dekat.
Sebab, perjalanan yang aman bukan ditentukan oleh jaraknya, melainkan oleh kebiasaan yang dibawa sejak kendaraan mulai bergerak hingga tiba di tempat tujuan.